SMAN 3 Yogyakarta School of Leadership
Tuesday, 16 Jul 2024
  • SMAN 3 Yogyakarta - School of Leadership
  • SMAN 3 Yogyakarta - School of Leadership
7 January 2017

Keselamatan Anak di Rumah maupun di Luar Rumah

Sat, 7 January 2017 Dibaca 435x Tak Berkategori

Saat ini Indonesia sedang mengalami banyak kasus kejahatan pada anak seperti pelecehan, pemerkosaan, kekerasan, bahkan pembunuhan. Cukup banyaknya kasus ini juga menghantui pikiran masyarakat di Indonesia, khususnya para orang tua. Terjaminnya keselamatan anak saat di rumah maupun di luar rumah juga merupakan tanggung jawab orang tua sebagai pengasuh utama anak. Selain itu juga pemahaman si anak terhadap keadaan dan situasi tertentu, juga orang – orang di sekitar yang juga dapat berpengaruh.

Komunikasi

Komunikasi adalah bahan penting dalam masalah keselamatan anak. Anda dapat mengajarkan anak beberapa tips berikut ini.

  • Ajarkan anak untuk selalu berkomunikasi dengan anda, selaku orang tuanya. Komunikasi ini bisa melalui banyak hal contohnya mengobrol. Anak dapat bercerita tentang kesehariannya saat di sekolah atau saat ditinggal dirumah sendiri. Contoh yang lain adalah komunikasi lewat telfon atau hp. Berikan anak nomor hp anda dan berikan anak nomor penting agar dapat dihubungi kapan saja.
  • Ajarkan anak untuk menerima telfon dengan baik, jangan berbicara pada orang tak dikenal, atau menyambut tamu yang tak dikenal.

Self-defense

Self-defense atau pertahanan diri adalah salah satu cara yang paling umum bagi manusia dalam bertahan di keadaan bahaya. Jika anda mampu, ajarkan anak cara mempertahankan diri dengan teknik yang tidak rumit. Misalnya dengan menendang tulang kering, memukul alat vital, atau menggunakan pepper spray. Jika memungkinkan, daftarkan anak untuk mengikuti kelas bela diri seperti taekwondo atau silat. Dengan teknik – teknik bela diri tersebut memperbesar kemungkinan anak untuk dapat mencegah dalam keadaan bahaya.

Situasi dan Kondisi

Berilah pemahaman pada anak untuk tidak bingung dalam kondisi atau situasi tertentu. Seperti halnya dalam gempa anak harus berlali ke tempat terbuka. Dalam kondisi atau situasi tertentu anak harus diberi pemahaman untuk tidak bingung. Seperti saat menerima tamu tidak dikenal anak harus bertanya terlebih dahulu, atau saat menerima telfon harus seperti apa. Hal ini dapat meningkatkan cepat tanggap anak dalam bertindak. Semakin cepat anak menyadari bahaya semakin cepat pula dapat bertindak.

 

 

Penulis: Amalia Permata Insani

Facebook Comments Box
Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Pengumuman

Diterbitkan :
STRUKTUR ORGANISASI SMAN 3 YOGYAKARTA
Facebook Comments Box
Diterbitkan :
Pengumuman Kelulusan Siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2022/2023
Kepada Padmanaba 78, Selamat atas keberhasilan menyelesaikan studi di SMA Negeri 3 Yogyakarta. Segala prestasi..
Diterbitkan :
Beasiswa Peserta Didik dan Putra-Putri Guru Karyawan serta Bantuan Kegiatan Peserta Didik SMA Negeri 3 Yogyakarta Tahun Ajaran 2021-2022
Sesuai dengan program kerja SMA Negeri 3 Yogyakarta tahun 2021/2022 untuk mendukung jaminan kelangsungan pendidikan..
July 2024
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

MAP SEKOLAH

Kontak Padmin lewat WhatsApp ?