SMAN 3 Yogyakarta kembali dipercaya menjadi mitra strategis dalam kegiatan edukatif berskala internasional. Kali ini, melalui kerja sama dengan Departemen Patologi Anatomik, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada, digelar program bertajuk “International Community Health Service and Guest Lecture Program for Students of State Senior High School 3 Yogyakarta.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengabdian masyarakat dan transfer ilmu pengetahuan dari kalangan akademisi dan praktisi kesehatan kepada generasi muda, khususnya para siswa-siswi SMAN 3 Yogyakarta. Program ini dirancang dalam bentuk penyuluhan interaktif yang mengangkat topik-topik penting terkait penyakit hepatitis, kanker paru, dan kanker serviks — tiga isu kesehatan yang berdampak besar namun masih minim pemahaman di kalangan remaja.
Kolaborasi Narasumber Internasional dan Nasional
Dalam rangka memperkaya sudut pandang dan pemahaman siswa, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri. Di antaranya:
Professor Ikuo Shoji, MD, PhD — pakar dari Kobe University, Jepang, yang berbagi wawasan mengenai pencegahan kanker berdasarkan pendekatan global dan riset terbaru.
Rizky Ferrian Ferdiansyahdan dr. Puspita Sari— dokter sekaligus akademisi dari FK-KMK UGM, yang memberikan penjelasan aplikatif seputar hepatitis dan kanker dari konteks lokal serta dampaknya terhadap remaja.

Melalui sesi guest lecture yang dikemas secara interaktif, para siswa tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga diajak berdiskusi, bertanya, dan menyampaikan pandangan mereka terhadap isu-isu kesehatan yang dibahas.
Meningkatkan Literasi Kesehatan dalam Upaya Promotif dan Preventif. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan literasi kesehatan remaja, agar siswa memiliki pemahaman yang baik dalam upaya promotif (mendorong gaya hidup sehat) dan preventif (pencegahan penyakit). Dengan edukasi yang tepat sejak dini, para siswa diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menjaga kesehatan pribadi dan lingkungannya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan menengah dan perguruan tinggi dapat melahirkan dampak yang nyata dan berkelanjutan. SMAN 3 Yogyakarta menyambut baik kerja sama ini dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh FK-KMK UGM.
Bersama, kita wujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan peduli akan masa depan.
Leave a Comment