Page 99 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 99
Elvidawati
Kenangan yang Tidak Terlupakan
di SMA Negeri 3 Yokyakarta
ada bulan Maret 2011, saya di- Bu Rini menyetujuinya. Saya minta to-
tugaskan di SMA Negeri 3 Yog- long seorang pegawai, yaitu pak Musi-
Pyakarta sebagai Kepala Tata ran, untuk menanam anggrek-anggrek
Usaha, dan pensiun mulai 1 Juni 2018. itu di pohon besar di lapangan tengah.
Waktu itu kepala sekolahnya adalah Bu Pak Musiran juga saya tugaskan untuk
Dwi Rini Wulandari. Selama saya ber- menyiram dan memupuk serta mera-
tugas di SMA 3 sampai pensiun ada wat anggrek-anggrek di pohon-pohon
beberapa kenangan yang tidak terlu- besar itu, tentu tidak lepas dari pan-
pakan. tauan saya setiap hari. Karena sekolah
Saya ingat betul pertama saya ma- sudah memiliki banyak tanaman ang-
suk ketemu dengan Bu Mamik yang grek, dalam setiap pelaksanaan ujian
waktu itu bertugas di ruang piket. Wak- nasional, di ruang pengawas selalu di-
tu itu kepala sekolah dan guru sedang taruh anggrek.
rapat. Saya ditemui Bu Susi sebagai Seusai ujian nasional, anggrek-
Waka Humas. Setelah selesai rapat anggrek itu ditanam lagi di pohon-po-
baru saya ditemui Bu Rini. hon di halaman tengah. Setelah kurang
Awal saya bertugas saya tertarik lebih tiga tahun, anggrek-anggrek itu
dengan pohon-pohon besar yang ada menjadi banyak jumlahnya dan dirawat
di lapangan tengah. Karena saya peng- secara rutin. Anggrek-anggrek itu pun
gemar tanaman anggrek, saya berpikir sering berbunga yang dapat dinikma-
jika di pohon-pohon yang besar itu di- ti warga sekolah dan tamu yang ber-
tanami anggrek tentu akan kebih ba- kunjung. Tak sedikit tamu yang terka-
gus. Rupanya Bu Rini, kepala sekolah, gum-kagum melihatnya. itu sekelumit
juga penggemar anggrek. Pada waktu kenangan saya dengan anggrek di la-
pelaksanaan ujian nasional, saya me- pangan tengah sekolah kita tercinta.
naruh anggrek di ruang pengawas dan Ada lagi pengalaman yang tidak
di meja tamu kepala sekolah. Seusai dapat terlupakan, yaitu ketika ada su-
ujian nasional saya menyampaikan ke- rat dari BKD Kota Yogyakarta tentang
pada Bu Rini keinginan saya agar ang- akan diangkatnya guru dan karyawan
grek-anggrek tersebut ditanam di po- honorer sebagai tenaga bantu (naban)
hon-pohon besar di lapangan tengah. Kota Yogyakarta, dengan beberapa ke-
91

