Page 95 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 95

Ir. Erry Etikawati

                 Awal-Mula Masuk SMAN 3 Yogyakarta




                        ulanya  aku  hanya  sering  me-        10  hari.  Alhamdulillah.  Setelah  Sekar,

                        mandangi  dan  mengagumi               anakku yang kedua, Aichiro Suryo Pra-
               Mdari  jauh.  Bangunan  gerbang                 bowo (Chiro) juga berhasil diterima di
               sekolah  ini  benar-benar  berkelas,  ar-       sekolah ini, dan pernah menjadi Ketua
               tistik,  dan  terkesan  elitis.  Setiap  aku    Umum  OSIS  periode  2005-2006.  Dua

               meng antar  dan  menjemput  anak-               tahun kemudian, Chiro mengikuti pro-
               anakku selama belajar di Sekolah Da-            gram pertukaran pelajar AFS ke Belgia
               sar dan di Sekolah Menengah Pertama             selama  1  tahun.  Betapa  bahagia  dan
               di Kotabaru, selalu saja aku melewati           sangat bersyukurnya aku kepada Allah

               jalan sekitaran bangunan sekolah ini.           SWT atas kesempatan belajar yang di-
               Di dalam hati dan khayalku, aku ber-            berikan kepada anak-anakku.
               harap semoga kelak anak-anakku bisa                Pada saat Chiro mengikuti program
               melanjutkan sekolah di sini. Untuk itu,         AFS itulah aku mendapat telepon dari

               terus  kudorong  dan  kudoakan  agar            SMAN  3.  Aku  sungguh  kaget.  Dalam
               mereka terus bisa berprestasi, karena           hati aku mengira pasti masalah anakku
               aku tahu sekolah ini hanya bisa mene-           dan tanggung jawabku sebagai orang
               rima anak-anak yang benar-benar isti-           tua murid. Ada apa gerangan dengan

               mewa, anak-anak yang memiliki pres-             anakku?  Ternyata  jauh  dari  apa  yang
               tasi akademis hebat.                            menjadi  dugaan  dan  kecemasanku.
                   Rupanya  keempat  anakku  berun-            Bukan  masalah  anakku  maka  aku
               tung. Semuanya berkesempatan bela-              diundang ke sekolah. Aku diminta da-

               jar di SMA-SMA negeri terbaik di Yogya-         tang ke sekolah dan ditanyai: apakah
               karta: satu di SMAN 1, satu di SMAN 2,          benar bahwa aku bisa mengajar Baha-
               dan dua di SMAN 3. Dewi Sekar Rukmi             sa  Jepang.  Sungguh  bergetar  hatiku
               (Sekar), anakku yang pertama bisa ma-           ketika  mendengar  pertanyaan  kepala

               suk di sekolah ini dan menyelesaikan-           sekolah.  Namun  aku  masih  mampu
               nya dengan baik. Selain pernah men-             untuk menjawab “benar”, dengan sedi-
               jadi Diajeng Yogya, Sekar juga berhasil         kit grogi. Singkat kata aku diminta un-
               menjuarai  lomba  menulis  tingkat  na-         tuk menjadi guru pengampu pelajaran

               sional yang diselenggarakan oleh Ke-            Bahasa Jepang.
               dutaan Besar Jepang di Indonesia, dan           Belajar Kepada Teman
               mendapat  hadiah  untuk  mengunjungi               Aku menjadi seorang Guru? Sung-
               beberapa kota besar di Jepang selama            guh  tak  pernah  terlintas  di  benakku.




                                                           87
   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100