Page 96 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 96
Aku yang alumnus Fakultas Pertanian luarga besar Padmanaba. Aku harus
UGM belum memiliki dasar-dasar ilmu bekerja keras dan belajar dan belajar
mendidik. Ini yang membuatku pada lagi.
awalnya merasa canggung saat ma- Pada saat mengajar aku yang se-
suk kelas menghadapi siswa, walaupun ring mengajar di halaman sekolah, di
sebelumnya aku juga sudah pernah bawah pohon yang rindang. Sungguh
meng ajar bahasa Jepang di Pusat Stu- mengesankan dan takkan terlupakan.
di Jepang UGM dan SMA BOPKRI 1. Aku jadi teringat ketika ada murid yang
Untuk melengkapi salah satu sya- menjadi juara dalam lomba pidato ba-
rat sebagai guru, aku pun mengambil hasa Jepang. Ketika siswa yang meng-
Akta 4 di IKIP PGRI Yogyakarta. Yang ambil pelajaran bahasa Jepang dapat
membuat aku yakin bisa mengajar piala dalam lomba pidato bahasa Je-
bahasa Jepang karena aku pernah pang sungguh lega rasanya. Sungguh
beberapa tahun tinggal di Jepang un- kerjaku tidak sia-sia.
tuk mengikuti suami, dan selama di Beberapa kali juga kita menjalin
Jepang mendapat kesempatan untuk kerja sama dengan pihak penyeleng-
berkomunikasi secara langsung de- gara pendidikan di Jepang untuk me-
ngan masyarakat Jepang, yang sudah nerima kunjungan pelajar dari Jepang.
barang tentu menggunakan bahasa Pada saat kita mengadakan malam
Jepang, serta mengenal budaya seca- kesenian untuk memperkenalkan, ke-
ra langsung dengan lebih mendalam. senian dan budaya masing-masing ne-
Selain itu, aku juga belajar bahasa Je- gara. Mungkin di antara mantan siswa
pang di Pusat Bahasa di Universitas yang apabila membaca ini masih ingat
Nagoya, Jepang. Di saat yang hampir dengan kegiatan yang mereka nama-
bersamaan, aku diminta mengajar ba- kan acara NALAPO. Mengapa disebut
hasa Indonesia untuk orang-orang Je- NALAPO? karena dari pihak Jepang
pang di negeri Sakura. Inilah bekalku yang bekerja sama dengan kita berna-
untuk mengajarkan Bahasa Jepang di ma NALAPO (National Land Afforesta-
sini. tion Promotion Organization). Setiap
Beruntung juga guru-guru di seko- tahun mereka hadir, sehingga murid-
lah ini (SMA Negeri 3 Yogyakarta) sa- murid menamakan malam pertukaran
ngat baik dan mau menularkan penge- budaya itu dengan nama NALAPO 1
tahuannya. Sungguh untuk kompetensi sampai dengan NALAPO 7.
mengajar aku banyak belajar kepada Pada malam pertukaran kebudaya-
beliau-beliau di sini. Selain itu, sangat an itu dari pihak kita menampilkan
membanggakan memiliki murid yang aneka kesenian daerah, demikian juga
cerdas sopan. Tidak mudah memang dari pihak murid-murid dari Jepang.
bagiku untuk menjadi bagian dari ke- Selain itu mereka juga bertukar souve-
88

