Page 84 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 84
Dra. Hj. Isti Dwi Narmiyati
Padmanaba dalam Kenangan
aya memulai pengabdian se- walaupun sudah lulus dari SMA Negeri
bagai Guru BK (Bimbingan dan 3 Yogyakarta, tetapi jiwa Padmanaba
SKonseling) di SMAN 3 Padma- tetap melekat dalam dirinya.
naba Yogyakarta pada Bulan Agustus Tidak ada mantan Padmanaba.
1991, pada waktu itu yang menjabat Saya sebagai mantan guru BK di SMAN
kepala sekolah adalah Bapak Arin- 3 Yogyakarta, dalam diri saya tetap
to Sukoco. Sebelumnya, mulai 1985, melekat jiwa Padmanaba, dengan pe-
saya bekerja di SMAN 1 Wonosari, yang ran yang tentu saja berbeda dengan
kepala sekolahnya juga Bapak Arinto ketika masih aktif menjadi guru BK.
Sukoco. Saya bersyukur, kalau alumni memili-
Mestinya saya pensiun mulai 1 April ki wadah Keluarga Besar Alumni (KBA)
2020, tetapi saya mengambil kesem- Padmanaba, para pamong sekolah ,
patan bebas tugas, sehingga sudah kepala sekolah, guru, dan karyawan-
tidak aktif lagi di Padmanaba mulai 1 apabila sudah tidak aktif karena pen-
Juli 2019. siun atau mutasi ke tempat lain, dapat
Rasa syukur dan bangga bagi saya bergabung dalam wadah Padmabagya.
dapat bergabung dan mengabdi di Semacam paguyuban, yang di dalam-
SMA Negeri 3 Padmanaba Yogyakarta, nya terjalin silaturahmi di antara para
sekolah yang mampu mengantarkan mantan kepala sekolah, guru, dan
para siswa-siswanya menjadi orang karyawan SMAN 3 Yogyakarta.
yang hebat di berbagai bidang dalam Selama 28 tahun menjadi bagian
masyarakat. Kebanggaan ini terwujud dari Padmanaba tentu banyak hal saya
adanya kebersamaan keluarga besar alami dan rasakan. Mendampingi para
SMAN 3 Padmanaba Yogyakarta dan siswa yang rata-rata mimiliki kecer-
juga alumni sekolah yang selalu sup- dasan tinggi merupakan pengalaman
port untuk perkembangan dan kema- tersendiri bagi saya. Di samping pe-
juan sekolah. ngalaman-pengalaman serius sebagai
Kebersamaan ini juga terpancar guru BK, ada pengalaman yang bagi
pada sikap yang saling mengasihi, saya tak akan pernah lupakan.
mengayomi, sehingga terwujud rasa Peristiwa ini saya alami ketika guru
saling memiliki. Sebagaimana siswa, dan karyawan bersama keluarga me-
76

