Page 83 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 83
Bahkan Mas Gondrong pun ikut terta- Kini tawa kami benar-benar mele-
wa. dak. Mas Gondrong sampai terkekeh-
“Apanya yang lucu?” tanyaku pena- kekeh padahal ia lagi nyopir.
saran Tak berapa lama kami dah sampai
“Ekpresi Ibu yang lucu.” di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
“Bayangkan, bertahun-tahun aku Propinsi. Bu Gustin dan Mas Gondrong
selalu juara dua. Kan ngonduk, Bu. kembali ke sekolah. Aku segera menu-
Mosok selalu kalah dengan orang yang ju gedung mencari ruang pertemuan
sama. Betapa gembiraku saat bisa jua- di lantai atas.
ra satu.” Untung Mas Gondrong dikirim ke
“Rasanya plong ya, Bu.” rumahku. Kalau tidak, sekolah akan
“Betul. Lega. Tapi sempat curiga malu karena aku datang terlambat.
juga,sih.” Begitu pun diriku.
“Kok, curiga?” ***
“Aku mikir, jangan-jangan para ju-
rinya kasihan sama aku.”
75

