Page 89 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 89

tanggal tahun kelahiran guru-gurunya.           dan menjadi wali kelasnya sampai me-

               Mereka  mengemas  ulang  tahun  saya            reka lulus dan melanjutkan ke berbagai
               tahun  1991.  Kebetulan  hari  ulang  ta-       perguruan tinggi yang mayoritasnya di
               hun saya pas saya mengajar pada jam             UGM.
               pertama dan kedua di kelas mereka.                 Sampai  mereka  sudah  berstatus
                   Ternyata malamnya mereka sudah              alumni  pada  satu  tahun  kemudian,
               mendekorasi area depan kelas sekitar            ada  satu  temannya  yang  meninggal,

               papan tulis dan tulisan ucapan selamat          mas Edy, di kampung Berbah dan pas
               ulang tahun di papan tulis. Paginya, 44         hari meninggalnya mereka tidak terka-
               siswa sudah ada di dalam kelas tidak            bari,  maka  mereka  di  hari  berikutnya
               ada satu pun yang absen dan terlam-             me ngontak semua temannya, mereka
               bat, hanya ada satu siswa yang ada di           juga menghubungi saya sebagai wali-

               luar kelas, yaitu  ketua kelas, Mas Bayu.       nya diminta ikut takyiah, berziarah ke
               Pintu kelas dalam posisi ditutup, saya          makamnya, dan saya diminta memim-
               datang  dari  kantor  guru  akan  masuk         pin  doa.  Bukan  main  begitu  eratnya
               kelas mereka, saya dipersilakan masuk           kekeluargaan mereka.
               dengan dibukakan pintu oleh ketua ke-              Mulai  tahun  1997  saya  dipercaya
               las.                                            menjadi wali kelas 3, dan mulai tahun

                   Begitu  saya  masuk  langsung  di-          itu  bersama  Drs.  Maman  Surahman
               sambut  ucapan  selamat  ulang  tahun           kami  mengemas  program  KONSIS
               dan  dinyanyikan  lagu  selamat  ulang          (Konsultasi  Siswa)  untuk  membantu
               tahun  oleh  43  siswa.  Haru,  bingung,        siswa kelas 3 dalam memilih program
               trenyuh, dan air mata keluar, hati ter-         studi  lanjut  di  Perguruan  Tinggi  yang

               sentuh, kepala tertunduk diam seperti           diminati,  dengan  langkah-langkah,
               tugu  tidak  bisa  berbuat  apa-apa.  Per-      sebagai berikut.
               hatian  anak-anak  Padmanaba  seperti           1.  Melepas angket pilihan prodi 1, 2,
               itu  belum  pernah  saya  rasakan,  baik           dan 3 ke siswa yang mereka ambil
               di sekolah sebelumnya maupun di ru-             2.  Mencari  peringkat  prodi  khusus
               mah.  Bahkan, saya juga diberi hadiah              UGM,  baik  program    IPA  maupun

               ulang tahun berupa cincin dan cendera              IPS
               mata lain. Saya bingung, bingung, dan           3.  Membuat peringkat siswa menggu-
               bingung mau berkata dan berbuat apa-               nakan nilai try out, TPHBS, dan ni-
               pada saat itu.                                     lai siswa hasil tes lainnya yang valid

                   Tidak hanya itu, kelas 2 IPA-1 yang            baik program IPA maupun IPS
               saya waleni itu lapor ke sekolah minta          4.  Mengelompokan        peringkat     sis-
               saat naik di kelas 3 nanti, minta tetap            wa menjadi kelompok peringkat 1
               saya wali kelasnya, ternyata diperboleh-           sampai kelompok peringkat 4 dari
               kan.  Jadi  tahun  1992  saya  mengikuti           jumpah siswa yang ada untuk ma-
               kelas mereka, mengajarkan mekanika                 sing-masing  program,  demikian




                                                           81
   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94