Page 80 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 80
Dra. Sudjiyati
Kenangan Bu Suji: 37 Tahun
Pengabdian di Padmanaba
aya mengajar di SMA 3 Yogya- maka bapak ibu guru dituntut kreatif
karta sejak Maret 1981 (waktu pula. Tentu sesuai bidang masing-ma-
Situ masih Sarjana Muda) sam- sing. Untuk menunjang itu semua, ba-
pai purna tugas, Desember 2018. To- nyak hal yang bisa dikerjakan.
tal mengabdi selama 37 tahun. Selain Sejak tahun 1986 ada kegiatan gu-
mengampu mata pelajaran Bahasa ru-guru yang namanya MGMP (Musya-
Indonesia, juga sebagai wali kelas. Itu warah Guru Mata Pelajaran). Saya
tugas melekat pada setiap guru. Juga bergabung dengan MGMP Bahasa In-
untuk berbagai kepanitiaan pada seti- donesia dan terpilih sebagai guru inti.
ap tahunnya. Berbagai kesulitan dalam mengajar-
Mengajar di SMA 3 ini sangat me- kan pelajaran sejenis bisa didiskusikan
nyenangkan. Kemampuan muridnya di pada forum ini. Kegiatan ini dibantu
atas rata-rata, jadi cepat menyerap in- oleh bapak/ibu instruktur di bidang
formasi dari setiap guru. Selain cerdas, masing-masing.
mereka juga kreatif, itu terbukti dengan Dalam kreativitas pun saya coba
adanya berbagai kegiatan di setiap ta- untuk menulis buku-buku mata pelajar-
hunnya. Bukti lain yang sangat akurat an Bahasa Indonesia baik untuk ting-
adalah berjubelnya piala-piala keme- kat SMP maupun SMA. Juga buku-buku
nangan terpajang di almari aula. Ber- cerita, novel remaja. Berbagai lomba
bagai lomba baik tingkat daerah, pro- yang terkait pun saya ikuti. Bukan ha-
vinsi, nasional bahkan internasio nal, diah yang saya kejar, tetapi ingin mem-
diraih oleh siswa SMA 3 Yogyakarta. beri semangat pada para siswa bahwa
Selain cerdas, kreatif, mereka juga gurunya yang relatif sepuh bisa me-
anak-anak yang bertaqwa kepada Tu- menangkan lomba. Mereka pun harus
han. Inilah kombinasi yang sangat in- bisa! Muda, cerdas, kreatif, punya sa-
dah, pintar, kreatif, sopan, dan beri- rana.
man baik. Empat pilar dalam mendidik
Pengalaan yang paling berkesan;
anak agar mereka sukses. Menghadapi
Banyak pengalaman yang menarik,
murid-murid yang pintar dan kreatif
tapi tidak mungkin tertuang semua di
72

