Page 47 - ANTOLOGI PUISI X IPA 5
P. 47

Angan

                        Swardhanandra Mulan Naomi (36)

         Hei, dirgantara
         Manusia tanpa luka

         Yang menikam
         Membunuh tanpa iba


         Ku lelah dan tak berdaya
         Hanya bisa terdiam
         Serta menangis tanpa suara
         Apakah bisa kita berjumpa?


         Buana ini sungguh penuh tawa
         Membawaku kepada loka yang penuh luka
         Melemparku ke andala yang aksa
         Menuntutku menjadi elegi yang amerta


         Dengan daksa yang rindu akannya

         Arutala penuh hangat dan asmara
         Yang memesona juga nirmala
         Sang jangkar milik bumantara


         Pelindung bagi samudra
         Teman dari sang cakrawala
         Yang membuat lentera menyerah
         Karena ia bukan apa-apa








                                          45
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51