Page 45 - ANTOLOGI PUISI X IPA 5
P. 45

Semesta punya

                             Revanesa Ramadani (34)

         Rinai t'lah tampak
         Permata t'lah turun

         Hawa dingin menyeruak
         Tenang tanpa semu


         Tekad penuh api
         Juga aksara tanpa mimpi
         Aku berdiri tanpa tahu
         Jika semua t'lah berlalu


         Ku ulurkan sebatang gula padamu
         Tanpa ku ingin tahu
         Jika ku t'lah menulis eunoia
         Yang penuh akan aksa dan asrar


         Karya hilang makna

         Puisi penuh cinta
         Kata tanpa atma
         Serta manu tanpa rasa


         Kita hanya milik Sang Semesta
         Yang berkabung di sudut dirgantara
         Merapat pada nasib tanpa arah
         Dan tersenyum bagai renjana








                                          43
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50