Page 70 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 70
Drs. Sumantri
Kenanganku: Dibawakan Meteran
sampai Sipir Gondrong
ama lengkap saya, Drs. Suman- saya mendaftar, dan alhamdulillah di-
tri. Tinggal di Jalan Kali urang terima. Sejak itu saya keluar dari SD
NKm 13, Losari, Sukoharjo, Nga- Netral dengan alasan akan kuliah lagi.
glik, Sleman, DI Yogyakarta. Di samping tugas utama saya se-
Saya menjadi guru di SMAN 3 Yog- bagai guru yang mengajarkan sosiolo-
yakarta, sejak 1 Maret 1980, dan pen- gi, saya pernah mendapat tugas tam-
siun pada 1 September 2016. Sepan- bahan sebagai wakil kepala sekolah.
jang saya menjadi guru di SMAN 3 Pertama, sebagai wakil kepala seko-
Yogyakarta, dari 1980 sd 2016, selama lah urusan kesiswaan. Kedua, sekitar
kurang lebih 36 tahun, merasa harus kurang lebih empat tahun menjelang
sangat bersyukur dan tentu saja bang- pensiun, saya ditugaskan sebagai wa-
ga. Tiga puluh enam tahun penuh be- kil kepala sekolah urusan sarana dan
kerja di Padmanaba tercinta, belum prasarana.
pernah dipindahkan ke instansi lain.
Dibawakan Meteran
Menjadi guru di SMA 3 Yogyakarta
Kenangan setengah unik yang ma-
memang menjadi cita-cita saya. Sua-
sih sangat teringat: dibawakan mete-
tu hari dalam perjalanan pulang dari
ran oleh Pak Solichin. Hari itu, tanggal,
mengajar di SD Netral C dalam keada-
bulan, dan tahunnya saya lupa, sebagai
an hujan deras, saya berteduh di pintu
guru baru saya mengajar di suatu kelas
barat SMA 3 berbarengan dengan jam
sesuai jadwal. Sedang asyik mengajar,
pulang sekolah. Saya perhatikan anak-
gandrik, tiba-tiba Bapak Solichin, ke-
anak keluar dari pintu gerbang itu. Se-
pala sekolah ketika itu, memasuki ke-
jak itu saya tertarik dengan anak-anak
las saya dengan membawa meteran.
yang berseragam kaki-keki. Dalan kea-
Di bagian belakang kelas, Pak Solichin
daan basah kuyup saya berdoa mohon
mengukur meja dan kursi yang sebe-
pada Allah Ta’ala, mudah-mudahan
narnya sudah jelas ukurannya. Saya
besuk saya bisa jadi guru di sini. Keli-
mendekati beliau untuk membantu,
hatanya doa dan ucapan saya diijabah
tetapi pak Solichin bilang, “Pak Mantri,
oleh Allah. Pas ada pendaftaran PNS
teruskan saja mengajarnya”. Saya pun
62

