Page 67 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 67
Dra. Hj. Nur Hidayati
Kenangan di SMA Padmanaba
elama masa bakti saya di SMAN (Info dari Mas Surojo, guru Kimia di
3 Yogyakarta dari 1978 sampai SMPP Bojonegoro, kakak kelas saya di
Sdengan 2014 tentu saja banyak IKIP dan sohib suami saya). Bu Surat-
sekali kenangan indah. Tapi karena min juga dikenal sangat cantik, per-
keterbatasan, tidak semua saya cerita- nah berkunjung ke SMAN 3 ketika itu
kan di sini. Saya hanya akan bercerita Kepseknya Bapak Utoro (Ketika itu pak
beberapa kenangan berikut. Bukan ke- Utoro dan bapak-bapak guru nampak-
nangan yang lain tidak penting, tetapi nya juga mengakui, lho). Di rumah itu
sekali ini hanya karena keterbatasan. saya dan suami mendapat kamar yang
bagus dan pelayanan yang juga bagus.
1. Mulyo Bersama Bus Mulyo Kami merasa tambah mulya. Alham-
Awal tahun 1980-an membersamai
anak-anak wali tour ke Sarangan dan dulillah.
Bojonegoro. Murid-murid di kelas itu 2. Nonpri lebih heboh dari pribumi
antara lain Mbak Yayik Suryo Praban- Ketika tahun 1986 saya melahirkan
dari (sekarang profesor di Fak. Kedok- anak ragil, sejumlah murid, salah satu-
teran UGM, putra dokter Suyono), Mbak nya bernama panggilan “YONEK”, ber-
Beby, Mas Yunianto, dan Mas Ananto. kunjung “tilik bayi”.
Saya mengajak suami dalam tour itu. Yonek sempat berkomentar, “Wah
Kendaraan yang dipakai adalah bus Bu Nur itu kondang di sini!” Tanyaku,
besar Mercy masih baru milik PO Mulyo “Kenapa?”. Kata Yonek, “Ya iya, bu. Tadi
yang garasinya di Gombong yang jura- masih jauh nanya rumah bu Nur, orang
gan-nya adalah bapaknya Mas Ananto. yang ditanya juga bertanya balik, “Bu
Meski bus berkapasitas 51 orang, te- Nur yang guru SMA 3?” Tersanjung se-
tapi penumpangnya hanya 23 orang, kali rasanya.
nyaman. Ternyata ketenaran saya diperkuat
Setelah rekreasi di Sarangan perja- oleh pengalaman suami. Suatu saat
lanan menuju Bojonegoro dan mengi- suami jalan pagi sampai jauh naik ke
nap di rumah Mas Yunianto. Rumahnya perbukitan. Omong-omong dengan
besar dan bagus. Ayah Mas Yunianto penduduk setempat dan mengatakan
bernama Pak Suratmin, seorang pe- rumahnya di dusun Nyamplung, lawan
ngusaha jati yang sukses dan terma- bicaranya bertanya, “Dengan rumah-
suk orang kaya di wilayah Bojonegoro nya Bu Nur?” Kondang!!!
59

