Page 44 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 44

sipliner  itu  merupakan  sebuah  tradi-        bagi yang terlambat siswa mau mene-

               si manusia yang beradab. Sedangkan              rima:  pembolosan  terus  dipersempit:
               kita saja sangat DISIPLIN. Padahal kita         dan izin keluar sekolah sangat selektif
               kan  bangsa  burung-burung  yang  di-           siswa patuh menerima: serta kebiasaan
               ciptakan  Tuhan  tiada  akal  bagi  kita.”      yang perlu ditinggalkan bisa diterima.
               (MBB. Hlm. 32, 34, 35, 36); dulu di pu-         Bahkan absen sekolah dilakukan  dua

               cuk pohon besar tengah sekolah selalu           kali,  yaitu  pada  pagi  dan  siang  (MBB
               terdengar ocehan burung.                        hllm 24, 25, 26) berjalan tertib.
                   Ketika  membaca  tulisan-tulisan               Di sisi lain usaha membangun ke-

               yang “seru” itu diri Kepala Sekolah me-         percayaan  siswa  lebih  digencarkan
               rasa  mendapatkan  sesuatu  berharga            secara  terbuka.  Kalau  ada  sesuatu
               yang  bisa  dilukiskan  sebagai  “Di  sisi      penyimpangan,  anak  diajak  guru  un-
               empedu  ada  hati,”  maknanya  kedua-           tuk dihadapkan langsung kepada ortu
               nya  bermanfaat  bagi  keseimbangan             yang umumnya punya telepon. Di sisi

               menentukan arah  kemajuan  sekolah.             lain  rasa  kebersamaan  antarsemua
               Yang  penting  segenap  guru,  TU,  dan         siswa dibangun dengan bersolidaritas
               karyawan mereka  secara hakiki  kese-           berpikir keluar gedug sekolah. Menga-

               luruhan  ingin  menjadikan  sekolah  le-        malkan hidup sosial dengan membagi
               bih maju. Andaikan ada tukang “kom-             sembako kepada orang lemah ekono-
               por”, bisa lain ceritanya. Kenyataannya         mi,  makan/berbuka  puasa  bersama
               semua kompak ingin maju.                        orang-orang  tersisih  seperti  para  pe-
                   Bahkan, yang terjadi justru sebalik-        ngais  uang  di  traffic  light  dan  abang

               nya. Di pagi hari di depan pintu  masuk         becak.
               kandang sepeda beberapa orang guru              Menuai hasil
               sudah berjajar, berderetan menyambut               Sebagaimana pengungkapan yang

               salam pagi. Di dalam jabat tangan itu-          mengatakan tidak ada peluh yang tum-
               lah energi positif guru mengalir ke da-         pah akan sia-sia kebenaran akan usa-
               lam pribadi siswa sehingga hubungan             ha  keras  segenap  warga  besar  SMA3
               kejiwaan  antara guru dan siswa sera-           Padmanba itu menunjukkn hasil yang
               sa terpadu demi satu tujuan kemajuan            sangat  signifikan.  Siswa  yang  lolos

               sekolah dan berkembangnya prestasi.             UMPTN yang semula 76 % naik  men-
               Di  satu  sisi  juga  bisa  untuk  mengon-      jadi 87,50 %, lalu naik menjadi 91 %,
               trol  tentang  kesiapan  siswa.  Kerapian       kemudian menjadi 92 % ( MBB hlm.53)

               pakaian, mengontrol anak terjauh dari           dan pada tahun-tahun berikutnya pasti
               pengaruh  narkoba,  dan  siswa  mema-           akan terus bertambah, karena landas-
               tuhi tata tertib hingga merasakan nik-          an sudah diletakkan sangat kuat. Ke-
               natnya berdisiplin. Itulah sebab, ketika        berhasilan itu sejalan dengan pening-
               pada  jam  pagi  pintu  masuk  ditutup




                                                           36
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49