Page 35 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 35
hun 90-an masih terjalin sampai se- Padmanaba, yaitu ”Ingat almamater
karang. Mungkin karena dua ponakan dan selalu ingat pada guru”. Kepeduli-
saya juga alumni pada tahun tersebut. an mereka yang berupa perhatian, doa,
Ketika pandemi saya sempat terseng- bantuan moril maupun materiil, sangat
gol Covid-19. Sungguh pengalaman membantu semangat dan penyem-
yang pahit. Dalam saat yang susah itu buhan saya. Bayangkan di usia saya
kepedulian para alumni Padmanaba yang 85 tahun saat itu, Tuhan masih
sangat besar. memberi anugrah penyakit Covid pada
Waktu itu dokter keluarga menya- saya. Semua karena kuasa-Nya, saya
rankan saya isoman di rumah. Namun, lulus.
dokter-dokter alumni ini ”memaksa” Di tulisan kenagan ini, perkenan-
saya dirawat di rumah sakit. Saya dira- kan saya mengucapkan terima kasih
wat di RSA Akademi UGM karena di Ru- yang tulus. Semoga Allah SWT memba-
mah Sakit Sardjito banyak sekali pasi- las dengan pahala yang berlipat ganda.
en covid. Perawatan di RSA sangat baik. Semoga para alumni sukses, bahagia,
Para alumni Padmanaba ikut meman- dan selalu dalam lindungan Allah, Tu-
tau perkembngan saya lewat ponakan han yang Maha Kuasa.
saya. Begitu besar perhatian mereka. Hidup Padmanaba, jaya, jaya
Sampai Prof. dr. Isti yang bertugas di Padma naba.
RSA mengira saya dosen UGM.
Ternyata semangat Pabmanaba ***
masih dipegang teguh para alumni
27

