Page 12 - PADSTORY-X IPA 4
P. 12
Mendengar perkataan Burung Bayan, Bibi Zainab pun tertarik,
“Wahai, Burung! Bagaimana kisah seekor Bayan yang dicabut
bulunya oleh istri saudagar itu?" Tanyanya dengan antusias.
"Mengapa kamu mau mendengarkan cerita itu? Bukankah putra raja
sudah menunggu? Pergilah sekarang, aku akan menceritakannya di
lain waktu," sahut burung bayan.
"Wahai Burung Bayan, jika engkau cinta padaku, beritahu aku
sekarang, agar aku bisa pergi dengan tenang." Bibi Zainab mendesak.
Burung Bayan senang, dalam hati ia bergumam “Akhirnya rencanaku
berhasil, insyaallah saya bisa mengalihkan perhatian wanita ini supaya
tidak berselingkuh.”
Akhirnya, setelah mendengar cerita Burung Bayan itu, Bibi Zainab pun
mengurungkan niatnya untuk berselingkuh. Bibi Zainab bertaubat
kepada Allah dan memilih untuk menunggu kepulangan suaminya.

