Page 11 - PADSTORY-X IPA 4
P. 11
Setelah melihat kejamnya Bibi Zaenab membunuh Burung Tiung itu, Bayan
tetap diam dan berpura-pura tidur. Tak lama kemudian, Bibi Zaenab bergerak
menuju arah Bayan dan membangunkannya.
Bayan pun berpura-pura terkejut, “Ada apa tuan? Apakah tuan mencari saya?
Apa yang dibutuhkan dengan saya?” Tanya Bayan. Bibi pun menjawab, “Aku
ingin pergi dan menemui anak raja tersebut, hatiku sangat ingin untuk
menemuinya? Bagaimana menurutmu bayan yang bijaksana?”
Bayan berpikir sejenak, “Kalau tidak ku buat senang hatinya,
mungkin saja aku akan bernasib sama seperti tiung itu,” gumamnya
dalam hati. "Nah, tuan, segeralah pergi, mungkin saja putra raja
sudah lama menunggu. Apa yang dicari semua orang di dunia ini,
selain martabat, kebesaran, dan kekayaan? Apakah ada yang lebih
tinggi dari martabat seorang putra raja? Aku jadi teringat tentang
kisah seekor unggas jantan yang dicabuti bulunya oleh tuannya."

