Page 116 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 116
pakan aktivitas yang asing bagi saya, lah urusan humas yang setara dengan
dan menjadi panitia pelaksana JIMAH 12 Jam mengajar. Salah satu cara me-
adalah pengalaman pertama saya menuhinya, dengan menambah meng-
menyaksikan kegiatan pramuka yang ajar di sekolah lain. Karena tugas ini,
unik, beda dengan di sekolah lain. Para saya pernah menjadi “ustadz” di SMA
“pramuka” itu mengenakan baju khas IT Abubakar. Sekolah berkharakteristik
sekolah (kheki-kheki), bukan pakaian Islam.
pramuka. Empat tahun kemudian dipindah-
Setelah sekian tahun mengajar di kan ke SMADA JOGJA. Mengajarnya se-
sekolah ini, baru saya faham, di SMA lalu di dua jam terakhir pola lima hari
3 ini walau pun diajarkan pendidikan sekolah, pukul 14.00 – 15.30. Pernah,
kepramukaan, tetapi murid-murid ti- ketua kelas menulis di Twitter: “Hari ini
dak harus menjadi pramuka. Ternyata kita telah selesai pelajaran dari jam 1-7,
sejak 2000-an awal sekolah ini telah tinggal menunggu Pak Agsa dari Pad-
membedakan antara “pendidikan ke- ma untuk bergembira bersama”. Ter-
pramukaan” dengan “kegiatan kepra- nyata di sekolah ini saya punya fungsi
mukaan”. Semua siswa mendapatkan tersembunyi sebagai penghibur. Hehe,
pendidikan kepramukaan, tetapi tidak senafas dengan sepenggal lirik Mars
semua siswa menjadi pramuka. Anak- Kebesaran Padmanaba: “Kita putra-
anak Pramuka itu adalah mereka yang putri SMA 3 Yogyakarta yang selalu
menjadi anggota Ambalan Yos Sudarso bersuka cita dan bergembira”.
dan Kartini di sekolah ini. Kiranya se-
macam itulah kepramukaan dalam Ku- Ditertawakan Pak Ichwan Ketika
rikulum SMA 2013. Mungkin semacam “Harus” Mengikuti OGN
itu pula lah, “ruh” merdeka belajar yang Tahun 2017, sebagai Ketua MGMP
dicanangkan oleh Mas Menteri Nadiem. Sosiologi Kota Yogyakarta, saya di-
Sekolah ini memang hebat, garda ter- minta Bu Tatik -Kepala Balai Dikmen,
depan dan leader di banyak hal. mendata dan mengirim guru Sosiologi
SMA Kota yang akan ditugaskan meng-
Guru Kekurangan Jam Mengajar ikuti OGN (Olimpiade Guru Nasional)
Tahun 2017 terbit PP (Peraturan Pe- di Tingkat DIY, mewakili kota. Sampai
merintah) yang mengatur beban kerja menjelang deadline pendaftaran, tak
guru, yaitu 24-40 jam pelajaran per satu pun guru mendaftar. Saya mem-
minggu, dan harus berada di sekolah bujuk beberapa teman melalui pesan
minimal 37,5 jam setiap minggunya. wa, bahkan menelpon beberapa. Tidak
Nah, di sinilah, “nasib” sebagai pe- berhasil. Di hari dead line, Mbak Rini
ngajar IPS di Padmanaba. Rombel IPS –Pegawai Balai Dikmen– menelpon
hanya satu pada setiap tingkat. Dam- saya menagih daftar peserta, saya tak
paknya, saya kekurangan jam men- berhasil membuatnya. Akhirya saya
gajar. Itu pun telah ditambah dengan dipaksa mengikuti OGN. Istilahnya Bu
ketugasan sebagai wakil kepala seko- Tatik: Paksarela.
108

