Page 49 - ANTOLOGI PUISI X IPA 6
P. 49
Cahaya
Dyah Ayu Narila Bawani (11)
Lembayung sudah menampakkan diri
Mendatangkan kegelapan yang niskala
Deru napas terdengar halus
Ditemani keheningan berbicara
Dingin menyusupi hati
Raga itu kehilangan jati diri
Gemilap wajah perlahan raib
Seiring dengan berlalunya angin
Harsanya hanyut dalam waktu
Tak acuh dengan rupa yang elok
Meninggalkan atma yang tidak kekal
Dengan perasaan gundah menyelimuti
Suara-suara itu meronta meminta keluar
Tak memiliki tempat untuk berlabuh
Irisnya bergerak ke atas dan menutup
Menghayati nyanyian batin
Sendu semakin menggerogoti hati
Meratapi kekosongan tak berujung
Hingga datanglah insan
Yang menjadi pelita kesendirian
36

