Page 4 - PADNEWS 11
P. 4
EDITORIAL
Membangun harmoni dalam pluralisme di SMAN 3 Yogyakarta
Sebagai sekolah publik, SMAN 3 Yogyakarta terbuka bagi siapa saja untuk belajar di sini.
Konsekuensinya, sekolah ini menjadi sangat plural. Guru, karyawan, dan siswanya sangat majemuk.
Keberagaman itu meliputi banyak hal, seperti kemampuan dan keterampilan, latar belakang pendidikan
dan ekonomi orang tua siswa, agama, dan budaya. Perbedaan juga sering muncul dalam hal sikap dan
pendapat terhadap sebuah isu atau kebijakan.
Namun demikian, perbedaan-perbedaan tersebut tidak membuat warga sekolah terpisah-pisah, terbagi-
bagi oleh sekat-sekat, tetapi sebaliknya pluralisme itu membuat warga sekolah semakin kuat di dalam satu
ikatan keluarga besar SMAN 3 Yogyakarta. Adanya keanekaragaman kompetensi dan talenta yang
dimiliki oleh para siswa membuat SMAN 3 Yogyakarta semakin beragam dalam prestasi. Dalam sisi lain,
kita dapat melihat plurarisme yang ada di SMA 3 Yogyakarta menjadi tempat yang baik bagi warganya
untuk belajar toleransi dan menghargai perbedaan dengan indah dan menyenangkan.
Dalam praktiknya, tentu saja plurasime juga
memiliki potensi untuk timbulnya konflik. Namun,
kemampuan dan kemauan seluruh warga sekolah
untuk mengenali dan menghargai perbedaan yang ada
membuat potensi konflik itu tidak berkembang.
Sebagai kesimpulan, keberagaman telah membuat
kehidupan di SMAN 3 Yogyakarta menjadi indah
dan tidak membosankan. Perlakuan yang setara
terhadap mereka yang berbeda dan menghargai
perbedaan menjadi kunci bagi kenyamanan belajar
dan bekerja di sekolah. Dengan banyaknya perbedaan
yang ada di SMAN 3 Yogyakarta terbukti pencapaian
sekolah dalam prestasi menjadi beraneka ragam.
Keberagaman akan menjadi indah dan memberikan
kekuatan hanya jika ada harmoni. Terciptanya
harmoni dalam pluralisme di SMAN 3 Yogyakarta
diharapkan dapat menjadi inspirasi positif bagi
khalayak.
4 PADMANABA NEWSLETTER | www.sma3jogja.sch.id Padnews#11 Edisi Bulan Februari s.d. April 24

