Page 91 - ANTOLOGI PUISI X-1
P. 91
Tentang Penyair
Cahaya gemerlapan menghiasi langit malam penuh
harap. Menghantarkan dino-dino kecil yang
berkumpul ke pelukan Ibundanya, memandang tinta
hitam yang penuh dengan bintang kecil menari.
Bercerita dan tertawa, beradu peran dan kata. Di
sekeliling kobaran api unggun ambisi, mereka
terhubung oleh kebersamaan imajinasi. Melalui setiap
diksi yang diukir dengan hati, menghubungkan
mimpi dalam lembaran abadi. Menjadi bukti
kehidupan mereka bersama yang akan terpisahkan
waktu dan hari. Demi mengejar bintang yang
tercipta untuk setiap kebebasan jiwa. Walaupun
takdir berkata demikian, mereka tetaplah dino-dino
kecil yang akan pulang kembali ke sang Ibunda.
81

