Page 90 - ANTOLOGI PUISI X-1
P. 90
Hujan terhenti, mentari kembali
Bulan yang berganti, bintang selalu abadi
Memandang langit, menapaki bumi
Semua yang kutulis, akan selalu abadi
Pertemuanmu dengan kami, sudah terjadi
Karya yang tak sekedar diksi
Juga intuisi dan ambisi kami
Semua mimpi terlukis pada lembaran
Benarkah tercipta tuk jadi kenangan
Walau kamu melihat kami pada satu halaman
Sesungguhnya bintang-bintang tetap bertaburan
Maka, kutitipkan padamu sebuah kisah
Sebab kita, sampai pada titik berpisah
Kenangan kita, terekam sudah
Ambilah bekalmu yang tertinggal
Aku padamu, selamat tinggal ....
80

