Page 26 - ANTOLOGI PUISI X-1
P. 26

KANVAS PUTIH

                              Lana Ataya Talita Gusmar




           Hari ini pun ia berkutik dengan kertas dan pena
           Menorehkan garis demi garis, membentuk sketsa adiwarna
           Memulai kisah di setiap lembaran baru
           Menggambarkan angan yang tak habis diburu waktu

           Kuas mulai berdansa di atas kanvas putihnya
           Memberikan warna demi warna, meluapkan senandika di setiap torehannya
           Ketika malam tiba, lautan khayal mengalir tak terhingga
           Mewujudkan asa yang selama ini dinantinya, dengan segala karsa yang
           tersimpan amerta

           Dikala arunika datang menyapa, utopia berakhir tanpa sisa
           Sekali lagi, torehan kuasnya akan menciptakan panggung drama
           Dengan dirinya sebagai lakon utama, kanvas putih kini berwarna penuh arti
           Membawa harsa bagi mereka yang mencari jati diri, larut dalam indahnya ilusi

























                                                                          16
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31