Page 24 - ANTOLOGI PUISI X-1
P. 24
INTAN RUMPANG
Syafna Aulia Artiningrum
Derai hujan di tepian nestapa
Bilur terhampar dalam candala
Jamanika terbuka melantunkan asa
Risak lagu menjelma di angkasa
Sandyakala memancarkan warnanya
Nayanika menangkap anantara adiwarna
Atma membunuh akara anindya
Diksi merangkai imajinasi sendirinya
Dersik mengungkap rasa senangnya
Kini imajinasinya menjadi nyata
Menjadi kuli tinta di setiap harinya
Pena hitam sekarang menjadi temannya
14

