Page 43 - ANTOLOGI PUISI X IPA 6
P. 43
Tetapi apa yang kau lakukan?
Engkau muak, engkau bosan menjadi makhluk terhormat
Pendahulumu yang agung menjahit kain untuk bendera lambang
kebebasan engkau
Hanya bisa menjahit kain tak lebih menjadi selendang merah yang
menjadi pancingan
Yang bahkan tak bisa menutupi seluruh badanmu yang hina itu
Apalagi menutupi rasa malumu
Sadarlah di luar sana wahai pengetuk
Hilanglah engkau juga makhluk terkutuk
Tak jenuhkah engkau cerminan sahabat kerja ayah?
Dasar wanita malam yang jauh dari kenyang nafsu
Engkaulah yang kubenci
Engkaulah pula yang kucaci
Memenuhi jalan gelap semula tenang nan sepi
30

