Page 36 - ANTOLOGI PUISI X IPA 1
P. 36
Perjuangan
Muhammad Aurizar Rafienza Kusuma
Kepada tiap-tiap hati yang sedang lelah
Untuk setiap bahu yang sudah lelah berpura-pura tegar
Juga air mata yang sedang butuh sandaran
Berjuang setiap hari hadirkan tawa
Tepiskan semua perih-perih yang ada
Percayalah kami tak sekuat itu
Percayalah kami tak setegar itu
Berkali-kali patah,
Berkali-kali juga berusaha untuk bangkit dan merubah suasana
Isi kepalaku ramai, tapi yang kugenggam hanya kesendirian
Aku ingin tidur nyenyak, Aku ingin berbaring tanpa pikiran
Kompetisi dunia semakin hari semakin gila
Aku tidak sanggup menekan badainya
Tanganku memang lemah
Pundakku memang payah
Mataku memang selalu basah
Pantas saja untuk ditiadakan
27

