Page 114 - ANTOLOGI PUISI X-7
P. 114
Duryudana
Raizza Talitha Araminta
Derau angin malam menyapaku riang
Usik segala pelik di tubuh yang telah disemayamkan
Rantangan jalan keluar mulai dibentangkan
Yang mana yang ‘kan kujalankan?
Ungkapan kasih sayang sudah tak dirasa
Dekapan angin malam seakan tertawa:
Alangkah malangnya nasib kita!
Nasib sudah di ujung tanduk,
Ayo relakan dan kembali hidup
99

