Page 56 - Buku Bhakti Padma Bagya
P. 56
Dra. Hj. Arti Umiyati
Kenangan Mengajar di SMAN 3
Yogyakarta
edung itu begitu megah dan jadi lengkap menurut saya, pandai dan
hampir semua orang sudah tahu berakhlak, juga tahu sopan santun.
G bahwa di samping kekokoh- Periode kedua tahun 1991 sampai
an bangunan klasik tersebut di sana- dengan tahun 2000 yaitu saat karier
lah tempat pendidikan bagi anak-anak saya mulai berkembang, sering men-
bangsa yang menjadi ilmuwan tang- jalani pelatihan-pelatihan antara lain
guh, berprestasi, serta banyak ber- PKG yang menempa ilmu keguruan
kiprah dan berperan besar di negara di bidang masing-masing, juga pera-
Republik Indonesia tercinta ini. Itulah nan saya sebagai wali kelas sehingga
SMA 3 Yogyakarta, tempat di mana membuat saya menjadi lebih bertang-
saya mengabdikan ilmu dan segala gung jawab dalam bekerja, baik seba-
jiwa raga saya sepenuhnya untuk ne- gai guru maupun juga sebagai pelin-
gara Republik Indonesia tercinta. Ba- dung mereka, maka cinta saya kepada
nyak sekali kenangan yang terpateri di profesi ini juga semakin meningkat,
lubuk hati saya karena dua puluh sem- bertambah lagi dengan tantangan dari
bilan tahun mengajar bukanlah waktu para siswa yang menuntut agar guru
yang sebentar. lebih profesional.
Periode pertama tahun 1982 sam- Kenangan manis dengan para siswa
pai dengan tahun 1990 yaitu di masa muslim dan muslimah adalah pada se-
awal saya mengajar dan masih belum tiap akhir tahun ajaran di kelas 3 atau
memiliki banyak pengalaman, walau- kelas 12 saat itu, saya mendapatkan tu-
pun sudah pernah mengajar di dua gas sebagai penguji di bidang thoharoh
kota kabupaten di Jawa Tengah dan yaitu wudhu dan tayamum. Saya mem-
satu kota kabupaten di DIY, tepatnya peroleh kesempatan untuk membekali
SMA 1 Wonosari. Hal yang pertama mereka melaksanakan kewajiban uta-
kali memberikan kesan kepada saya manya yaitu sholat, juga memberikan
adalah siswa-siswa yang sopan santun, tambahan pemahaman tentang Islam.
menghormati guru-guru, mau menya- Pada era tersebut, saya juga berkesem-
pa walau tidak mengajar. Hal yang ke- patan untuk mengikuti berbagai pela-
dua dari mereka adalah bahwa mereka tihan tingkat nasional secara bertahap
semua, para murid itu rata-rata cerdas, dan menjadi tutor bagi guru-guru SMP
48

