Page 42 - ANTOLOGI PUISI X-1
P. 42

RINTIKAN TERAKHIR


                               M. Rafi Andika Pratama




               Ribuan titik mulai menjatuhi bumi manusia
               Jalanan merasa tenang melihat orang yang berlarian
               Lampu kota yang kenerangi mendungnya dikala senja


               Aksara tercipta karena sentuhan nya
               Namun, segala rasa kini telah sirna
               Memunculkan hal yang tidak diminta


               Rasa ini masih tetap untuknya
               Walaupun kini sudah tak bersamanya


               Sekarang, nanti, atau bahkan esok hari
               Aku harus berjalan sendiri tanpa ditemani
               Mengulang segalanya kembali pada awal mencari


























                                                                          32
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47