Page 92 - ANTOLOGI PUISI X-7
P. 92
Antasena
Annisa Azka Az Zahra
Angan memeluk, hangat mendekap
Nihil ragu atau takut gelap
Tak peduli lantaran tak ada anggukan
Asa kutiup kencang lewat kereta hari Minggu yang menembus awan
Semakin dipukul semakin bertambah besar
Enyah semua yang buat ambyar!
Nantikan aku di depan mimbar
Akan kubuktikan yang kuncup bisa mekar
77

