Page 83 - ANTOLOGI PUISI X-7
P. 83

Anila



                                Cahaya Putri Narida






         Aku terpaku memandang lembah dalam kegelisahanku
         Napas bertabrakan dengan kabut, cepat menderu
         Igau hati bergetar, jantung pun berdebar
         Lambat laun ‘ku menyadari
         Akan pedihnya berlari tanpa arah







































                                                                          68
   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88