Janaka
Raissa Aurellia Tsaqif
Jauh ‘ku mengarungi seluruh isi kepala
Anganku menggelitik seakan ananta
Naumanmu yang selalu membuatku bertanya
Akankah hanya dambaan berujung fana?
Kini kutemukan abra nan cintya
Arahku tak akan amerta sebelum menggapai tranggana
91