Page 38 - ANTOLOGI PUISI X IPA 5
P. 38

Ia yang meraih daksa penuh niskala
         Yang juga lari menembus jenggala seraya berkata

         “Tak apa jika kau menikmati atmamu tenggelam”
         “Aku hanya tiba kala kau sudi mengasihi daratan”


         Lantas, Ia melepasku di ujung bentang
         Merestui batinku yang menepis nyata
         Denting melalang makin kencang
         Sementara aku merintih ditelan gulita







































                                          36
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43